Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun

Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Share this :

Berkumpul bersama keluarga, orang-orang terkasih, tidak terkecuali juga para sahabat, adalah waktu yang ditunggu-tunggu untuk menikmati akhir pekan. Momen kebersamaan ini biasanya diisi berbagai kegiatan yang menghadirkan canda tawa. Lebih seru lagi jika momen berkumpul itu diadakan di kawasan pegunungan sambil ‘ngadem’ atau menikmati sejuknya alam pegunungan.

Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Sesi foto bersama di depan villa

Tuntutan meninggalkan rumah dan menghabiskan waktu karena sibuk di tempat bekerja sepanjang hari efektif hampir dialamai oleh banyak orang. Maka akhir pekan tentu menjadi suatu momen yang paling ditunggu-tunggu, bukan? Hari istirahat, hari libur, dan mungkin menjadi hari paling favorit di dalam hidup kita, yakni hari Sabtu dan Minggu.

Barangkali hal itu wajar, seluruh waktu dalam keseharian telah dihabiskan untuk melakukan berbagai hal yang mungkin tidak sempat dilakukan di lain hari. Beruntung bagi sebagian orang, Sabtu dan Minggu menjadi hari bebas dari beban bekerja, hari-hari itu artinya bisa dimanfaatkan untuk berlibur bersama dengan keluarga dan atau bersama para sahabat. Namun bagi yang hanya Minggu sebagai hari libur, tentu waktunya lebih pendek.

Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Area santai di belakang villa

Villa Berusia 43 Tahun

Villa di kawasan lembah Gunung Welirang dengan gaya arsitertur tahun 1980 an itu cukup luas, dikelilingi oleh kebun dengan berbagai tanaman produktif seperti aneka sayuran, buah-buahan, ketela, apokat, durian, dan lain-lain. Halaman belakang villa berdiri payung dan tempat duduk di atas hamparan rumput bak permadani hijau. Bila cuaca tak sedang berkabut, sambil duduk-duduk dapat memandang puncak Gunung Welirang dengan jelas.

Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
salah satu ruang dalam villa

Acara akhir pekan kali ini atas ajakan keluarga Dr. Wilma Laura Sahetapy, S.S., M.Hum. di Villa Sahetapy di Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Wilma adalah anak bungsu dari Prof. Dr. Jacob Elfinus Sahetapy, S.H., M.H., atau orang mengenalnya dengan J.E. Sahetapy, sang pemilik villa. Villa ini telah dimiliki keluarga J.E. Sahetapy sejak 43 tahun lalu.

“Villa ini seumuran dengan saya, sejak kecil selalu diajak berlibur ke sini pada saat akhir pekan, atau libur sekolah,” tutur Wilma, saat duduk-duduk santai di halaman belakang, Sabtu petang (12/6/2021)

Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Bakar-bakaran salah satu acara saat sedang kumpul-kumpul

Selain keluarga Wilma, turut serta Arsyanti Tuladani, Andi Yuswantoro, dan Hendik Murdiyanto. Mereka bertiga adalah teman sekelas Wilma di SMP Negeri 6 Surabaya dulu. Arsy hadir lengkap dengan Muhammad Rizal, suaminya, juga sang ibu. Di luar mereka, turut juga Teddy A. Permana dan saya sendiri. Kami berdua pertama bisa mengenal keluarga Wilma berkat diperkenalkan oleh Arsy dalam suatu kesempatan.

Sebagai pelengkap penghangat suasana malam, acara bakar-bakar, merupakan salah satu acara yang tidak boleh dilewatkan. Di bawah guyuran hujan malam, kami beramai-ramai bakar jagung, sate bakso, sate sosis, dan sate ayam, serta kopi adalah minuman wajib untuk menemani aneka bakaran. Meski rasa dingin sudah menjalar di kulit dan tulang menjadi tak begitu berasa karena lantunan karaoke, dan gelak tawa yang menertawakan bagi yang kalah ketika dolanan kartu.

Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Menikmati pagi dengan aneka camilan dan menu sarapan ‘nasi pecel’

Bagi saya, pehobi fotografi, menunggu sunrise di kawasan pegunungan seperti halnya menunggu jawaban ketika menembak seorang gadis idaman. Jika lagi beruntung, gunung sedang tak berselimut awan sehingga cahaya matahari leluasa menyapu puncaknya. Tampak indah. Sebaliknya, jika berselimur awan, gunung seakan malu-malu dan bersembunyi di balik kabut tebal. Fenomena alam sulit diprediksi memang, sebagaimana memprediksi saat menunggu jawaban sang gadis pujaan dulu.

Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Foto bersama sebagai rekam jejak digital yang tak dilewatkan

“Alhamdulillah, meski hanya beberapa menit namun dapat mengabadikan puncak Gunung Welirang dengan cahaya kekuningmerahan, walau hanya dengan camera handphone, 5x optical zoom.”

Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun
Shot photo dengan kamera HP, 5x optical zoom

You may also like

4 thoughts on “Nikmati Akhir Pekan di Lembah Gunung Welirang, ”Ngadem” di Villa Berusia 43 Tahun”

Leave a Reply to Sabtoso Abetnego Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *