Padi Reborn Manggung di QFEST 2026: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka

  • TOKOH
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Share this :

Minggu, 1 November 2026, menjadi hari yang cukup menguras tenaga. Sejak Sabtu (31/10/2026) pagi hingga malam, saya bersama teman-teman komunitas Roode Brug Soerabaia dan Reenactor Indonesia disibukkan dengan gladi resik serta berbagai persiapan Parade Surabaya Juang 2026. Sebuah agenda tahunan Kota Surabaya dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2026.

Parade yang didukung oleh 2000 lebih peserta, baik dari dalam maupun luar Kota Surabaya itu berlangsung Minggu siang, mulai pukul 14.30 WIB, dengan titik keberangkatan dari Tugu Pahlawan dan berakhir di Balai Pemuda sekitar pukul 17.30 WIB.

Rute sepanjang dengan jarak kisaran 2,5 km itu, selain parade adapula suguhan teatrikal kolosal di tiga titik: Tugu Pahlawan, Siola dan Balai Pemuda, yakni sebuah reka ulang yang mengambarkan pertempuran Surabaya 1945.

Selepas parade, saya masih berkumpul di Gedung Cak Durasim, menunggu agenda wawancara Roode Brug Soerabaia dengan Metro TV. Di tengah menunggu, sekitar pukul 19.00 sebuah pesan WhatsApp dari Bu Sylvi, Pembina Roode Brug Soerabaia, masuk ke gadget saya. Isinya cukup membuat kejutan: ajakan untuk bertemu personel Padi Reborn di sebuah hotel.

Tentu saja, kesempatan itu sayang sekali jika ditolak, apalagi kami dengan Padi sudah mengenal sebelumnya. Malam itu Padi Reborn dijadwalkan tampil dalam QFEST 2026 di Surabaya Expo Center. Mumpung masih berada di luar rumah, saya pun mengiyakan ajakan tersebut.

Ada pemandangan yang cukup unik malam itu. Saya masih mengenakan kostum bergaya pekerja pers tempo dulu, sedangkan Bu Sylvi tetap dengan seragam PMI memakai British India. Kami tak sempat berganti pakaian. Dengan penampilan yang jauh dari kesan lazim penonton konser musik, kami bergabung bersama rombongan menuju Surabaya Expo Center.

Padi, Perjalanan Musik, dan Filosofi Kerendahan Hati

Padi, nama yang tak asing dalam perjalanan musik populer Indonesia. Grup musik yang kemudian dikenal sebagai Padi Reborn ini tumbuh bersama perjalanan musik Tanah Air sejak akhir 1990-an. Formasinya terdiri atas Andi Fadly Arifuddin (vokal), Satriyo Yudi Wahono atau Piyu (gitar), Ari Tri Sosianto (gitar), Surendro Prasetyo atau Yoyo (drum), dan Rindra Risyanto Noor (bas).

Perjalanan mereka bermula dari sebuah kelompok musik bernama Soda, yang dirintis Fadly dan Piyu pada Oktober 1996. Keduanya merupakan mahasiswa yang memiliki ketertarikan sama terhadap musik di lingkungan Universitas Airlangga, Surabaya. Pada 8 April 1997, Piyu kembali mengajak Ari, Rindra, dan Yoyo untuk bergabung. Formasi berlima itulah yang kemudian melahirkan nama Padi.

Pemilihan nama tersebut bukan tanpa pertimbangan. Padi dipandang sebagai simbol kesederhanaan, kemakmuran, dan filosofi kehidupan: semakin berisi, semakin merunduk. Sebuah nama yang sejak awal seolah menjadi pengingat bahwa pencapaian dan kematangan semestinya tak menjauhkan seseorang dari kerendahan hati.

Dari panggung-panggung kecil, mereka perlahan menapaki industri rekaman. Debutnya semakin dikenal ketika lagu Sobat hadir dalam album kompilasi Indie Ten, sebelum kemudian masuk dalam album perdana Lain Dunia (1999). Popularitas Padi semakin menguat melalui album Sesuatu yang Tertunda (2001) dan Save My Soul (2003), yang memperkokoh posisi mereka sebagai salah satu grup musik papan atas Indonesia.

Perjalanan itu tentu tak selalu mulus. Pada 2011, Padi memutuskan vakum. Piyu menjalani karier solo, sementara personel lainnya membentuk grup Musikimia. Setelah sekitar tujuh tahun beristirahat dari aktivitas bersama, mereka kembali menyatukan langkah pada 2017 dengan nama Padi Reborn. Album Indra Keenam kemudian dirilis pada 2019.

Memasuki usia 28 tahun, Padi kembali menandai perjalanan musikalnya melalui singel Ego (November 2025) dan Haru Biru (Januari 2026). Keduanya menjadi bagian dari Album 28, yang diperkenalkan kepada publik melalui konser tunggal Konser Dua Delapan Padi Reborn di Tennis Indoor Senayan, 31 Januari 2026.

Merawat Semangat, Menikmati Perjalanan

Malam itu, di tengah rangkaian kegiatan QFEST 2026, pertemuan dengan Padi Reborn menjadi pengalaman tersendiri. Ada semacam kejutan kecil setelah hari yang panjang: dari panggung parade sejarah yang sarat semangat perjuangan, berlanjut menuju panggung musik yang menyimpan kenangan lintas generasi.

Rasanya kembali teringat filosofi nama Padi. Barangkali, perjalanan panjang sebuah kelompok musik tak hanya diukur dari banyaknya album, popularitas, atau panggung yang pernah disinggahi. Ada nilai lain yang jauh lebih penting, yakni kemampuan menjaga kebersamaan, bertahan melewati masa sulit, dan tetap berkarya tanpa kehilangan jati diri.

Seperti Padi yang semakin berisi semakin merunduk, perjalanan hidup pun mengajarkan bahwa bertambahnya usia dan pengalaman semestinya membuat kita semakin bijak. Malam itu, meski tubuh lelah, namun semangat bertemu orang-orang, dan menikmati kejutan kehidupan tak seharus berhenti.

Ada pemandangan lain yang membuat Bu Sylvi dan saya bersyukur, tak terbayang betapa senangnya bagi rombongan Sobat Padi Jawa Timur, bahkan ada yang datang di QFEST jauh-jauh dari Banyuwangi untuk bertemu sang idola mereka. Cukup haru rasanya, saat saya menyaksikan mereka bersemangat sekali saat sesi foto bersama personil Padi di tenda VIP usai konser. (Ali Muchson)

Referensi

Wikipedia. (t.t.). Padi Reborn. Diakses 5 November 2026, dari ttps://id.wikipedia.org/wiki/Padi_Reborn

Biarkan Foto Bicara

Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka
Padi Reborn Manggung di QFEST: Kesempatan bagi Sobat Padi Bersemuka

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *