Hari Sepeda Sedunia 3 Juni : Jadikan Bersepeda sebagai Tradisi yang Santun

  • GOWES
World Bicycle Day 2022 - Juni 3, 2022
Share this :

Saat masih usia kanak-kanak, kali pertama memiliki sepeda, lalu belajar mengendarainya adalah pengalaman hidup dilakoni oleh hampir setiap orang. Meski kaki, tangan, atau bagian lain dari tubuh luka akibat jatuh dari sepeda, itu yang menjadikan kita mahir bersepeda hingga kini. Belajar mengayuh sepeda saat masih usia tersebut adalah kenangan yang sulit dilupakan begitu saja.

Jatuh bangun dari sepeda hal yang biasa, bukan? Mungkin bekas luka pun masih ada hingga kini. Namun sejatinya, bersepeda melatih otot kaki lebih kuat, tubuh lebih bugar, dan mengurangi konsumsi bahan bakar. Sepeda tanpa roda penggerak bertenaga mesin, kehadirannya sebagai alternatif cukup populer untuk menggantikan kendaraan bermotor, dan mengurangi polusi.

Sepeda sebagai alat transportasi sederhana dan berkelanjutan. Fungsi bersepeda meremajakan kesehatan fisik maupun mental, bernilai ekonomis, dan mendukung perbaikan lingkungan. Kita tentu memiliki kenangan indah saat bersepeda ketika masih usia anak-anak. Dengan sepeda favorit, dan aksesori seperti bel atau keranjang, dan lain-lain. Maka, bersepeda itu hendaknya dijadikan tradisi.

World Bicycle Day 2022 - Juni 3, 2022
Varian sepeda yang populer disebut “Sepeda Kebo”
World Bicycle Day 2022 - Juni 3, 2022
Para Road Bike Rider pada suatu even

Kesantunan bersepeda perlu dijaga. Di jalanan masih ditemukan adanya ulah sebagian pesepeda yang kurang simpatik. Menyerobot traffic light saat tanda lampu masih berwarna merah, melintas di bagian tengah jalan sehingga menghalangi pengguna jalan lain, berjajar lebih dari dua pesepeda sambil mengobrol, atau perilaku lain yang menimbulkan pengguna jalan yang lain menjadi tak bersimpati.

Bila digolongkan, ada dua kelompok pesepeda. Pertama, memang kelompok pesepeda asli atau pehobi bersepeda. Yang kedua, kelompok pesepeda yang sekedar mengikuti tren musiman. Lepas dari kedua kelompok tersebut, ada perilaku pesepeda tak simpatik menjadi sorotan nitizen di media sosial. Terutama perilaku pesepeda yang arogan sehingga kerap menjadi bahan pergunjingan.

Akibatnya, arogansi dari sebagian pesepeda menjadi stigma negatif bagi pesepeda secara umum. Lantaran itu, jangan sampai akhinya terjadi pukul rata, menjadi sebuah kesimpulan bahwa semua pesepeda adalah arogan ketika di jalan. Padahal kenyataannya tidak demikian, pesepeda yang taat rambu-rambu lalu lintas, sopan santun, menghormati hak pengguna jalan yang lain jumlahnya jauh lebih banyak.

World Bicycle Day 2022 - Juni 3, 2022
Gowesist
World Bicycle Day 2022 - Juni 3, 2022
Zaman naw, gowesist tak mau kalah juga sama goweser

Kapan Ditetapkan Hari Sepeda Dunia?

Dirilis dari nationaltoday.com/world-bicycle-day, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan ‘Hari Sepeda Sedunia’ tanggal 3 Juni. Meski mendasar, dampak sepeda pada kehidupan masyarakat cukup transformatif. Bahkan, sekelompok orang yang paling miskin pun, atau orang yang belum beruntung secara ekonomi, bisa mendapatkan akses transportasi dasar, yakni dengan menggunakan sepeda.

Semua itu, dimulai ketika Profesor Leszek Sibilski yang berbasis di AS memulai kampanye akar rumput dengan kelas sosiologinya untuk mempromosikan resolusi PBB yang akan menandai hari untuk advokasi dan perayaan sepeda sederhana di seluruh dunia. Pada 2015, Sibilski mendedikasikan dirinya pada projek akademis, mengeksplorasi sepeda tentang peran dan dalam perkembangannya.

World Bicycle Day 2022 - Juni 3, 2022
Asal mula model sepeda

Projek Sibilski melesat menjadi gerakan besar-besaran yang didukung oleh ‘Mobilitas Berkelanjutan untuk Semua’, dan menghasilkan hari internasional, khusus yang ditetapkan PBB untuk promosi bersepeda. Resolusi menyatakan 3 Juni sebagai Hari Sepeda Sedunia (World Bicycle Day) dengan suara bulat diadopsi oleh 193 negara anggota Sidang Umum PBB pada 12 April 2018,.

Logo paduan warna biru putih menampilkan pengendara sepeda yang mengendarai berbagai jenis sepeda di seluruh dunia dirancang oleh Isaac Feld, dengan animasi pendamping yang dibuat oleh Profesor John E. Swanson. Pesannya, yakni dengan alat sederhana melayani seluruh umat manusia dan menjembatani kesenjangan antara orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat.

World Bicycle Day 2022 - Juni 3, 2022
Logo World Bicycle Day

*

Mengingat, pesepeda merupakan pengguna jalan yang sangat rentan terhadap kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Maka, pemenuhan jalur sepeda perlu diwujudkan perluasannya di beberapa ruas jalan di berbagai kota di tanah air, khususnya di wilayah Kota Surabaya, jalan yang belum diberikan jalur sepeda. Untuk itu, Pemkot diharapkan memasukkan sepeda dalam kebijakan dan strategi program pembangunan.

Sebenarnya sudah ada payung hukum, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan resmi ditetapkan per 14 Agustus 2020, kemudian diundangkan pada 25 Agustus 2020. Peraturan terkait sepeda ini merupakan produk bersama para pemangku kepentingan, yakni pemerintah, kepolisian, masyarakat, komunitas sepeda, pemerhati dan pakar transportasi.

Hari ini, 3 Juni 2022, mari kita rayakan Hari Sepeda Sedunia atau World Bicycle Day dengan kegembiraan bersepeda. Yuukk, tetap jaga keselamatan diri dan keselamatan orang lain. Tunjukkan bahwa kita seorang pesepeda yang patuh aturan berlalu lintas, santun, simpatik, dan menghormati hak pengguna jalan yang lain sehingga tak mendapatkan lebel sebagai pesepeda yang arogan.

“Nah, pada akhirnya bersepeda itu harus diatur. Oleh siapa? Tentu diawali oleh diri sang pesepeda itu sendiri sebelum diatur oleh dinas atau lembaga yang terkait!”

World Bicycle Day 2022 - Juni 3, 2022
C4KM4D (tengah) sempatkan gowes untuk peringati World Bicycle Day 2022, didampingi Budiono (kiri) dan Wasis Murtiyoso (kanan)
World Bicycle Day 2022 - Juni 3, 2022
Kata orang bijak, “Logika perlu logistik.” (Rawon gratis dari Warung Bu Atik – seberang Kantor Pos Kendangsari)

You may also like

6 thoughts on “Hari Sepeda Sedunia 3 Juni : Jadikan Bersepeda sebagai Tradisi yang Santun”

    1. Mas Santoso A.
      Inggih, benar sekali. Yang penting terukur, tidak ngoyo. Buat fun-fun saja. Dolek konco dan dolek sehat.
      Matur nuwun atas apresiasi Panjenengan.
      Sehat selelu bersama keluarga besar Panjenengan nggih.

  1. Bersepeda sehat, angat topi gowesist , semoga yg belum santun segera menyusul….hehee, Pak Wasis, salam ya Pak Ali kagem beliau

    1. Bu Endang Sulis,
      Hari Sepeda Sedunia salah satu upaya mengingatkan kembali bahwa moda transportasi sepeda merupakan transportasi
      ramah lingkungan, murah, dan menyehatkan. Perlu digalakkan, dan pemerintah diharapkan memberikan ruang yang lebih baik bagi pesepeda di jalan.
      Matur nuwun atas apresiasi Panjenengan. Tetap sehat-sehat selalu kagem Panjenengan bersama keluarga besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *