55 Tahun Hari Kesaktian Pancasila; ‘Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila’

  • EDUKASI
Monumen Kesaktian Pancasila
Share this :

‚ÄėIndonesia Maju Berlandaskan Pancasila‚Äô, demikian tema yang diusung oleh pemerintah dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020.

Kamis, hari ini (1/10/2020), genap 55 tahun Hari Kesaktian Pancasila diperingati. Agenda peringatan terkait dengan peristiwa Gerakan 30 September (G30S) yang menewaskan enam jenderal dan satu perwira Angkatan Darat, lantas para korban ditetapkan sebagai pahlawan revolusi.

Kemudian disusul dengan peristiwa aksi pembantaian massal di berbagai daerah di Tanah Air terhadap orang-orang yang dianggap bagian ataupun bersinggungan dengan PKI pada kurun waktu 1965-1966.

Cikal bakal peringatan Hari Kesaktian Pancasila tak terpisahkan dengan peristiwa pemberontakan G30S/PKI, sebagai sejarah kelam bangsa Indonesia. Tragedi pemberontakan bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Soekarno dan menggantikan ideologi Pancasila menjadi komunis.

Cikal Bakal Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Dilansir dari tirto.id, Menguak Misteri Sejarah (2010) karya Asvi Warman Adam, penetapan Hari Kesaktian Pancasila dilakukan lewat Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat tertanggal 17 September 1966. Itu harus diperingati oleh Angkatan Darat.

Saat itu, Menteri/Panglima AD yang juga Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) adalah Soeharto. Sosok yang kemudian mengambil-alih kekuasaan dari Sukarno, dan kemudian menjadi Presiden RI ke-2, dikenal pemerintahannya denga rezim Orde Baru.

Sebagaimana tertulis dalam Dokumen Terpilih Sekitar G30S/PKI (1997), pada 24 September 1966, Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian mengusulkan supaya peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga dilakukan oleh seluruh jajaran Angkatan Bersenjata.

Menteri Utama Bidang Pertahanan dan Keamanan yang dijabat juga oleh Soeharto, mengeluarkan surat keputusan tertanggal 29 September 1966, menetapkan bahwa Hari Kesaktian Pancasila diperingati oleh seluruh slagorde (jajaran) Angkatan Bersenjata dengan mengikutsertakan massa rakyat.

*

Nah, peringatan Hari Kesaktian Pancasila bisa dijadikan kebangkitan untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme. Nilai-nilai inilah hendaknya dimaknai sebagai roh untuk membangun kembali jati diri bangsa. Bangsa ini bisa kokoh, bilamana mau mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Terkait fakta sejarah yang masih diperdebatkan mengenai peristiwa G30S/PKI hingga saat ini hendaknya tidak mengubah rasa kita memiliki Pancasila yang berperan sebagai simbol pemersatu bangsa. Berbagai peristiwa yang pernah terjadi sejak Proklamasi 17 Agustus 1945 hingga kini, pada akhirnya tidak menggoyahkan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Ya…, di situlah Kesaktian Pancasila diuji‚Ķ.

#featured image : ternate.tribunnews.com

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *