ADAM Quartet dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer pada Musik Klasik ke Indonesia

  • EDUKASI
ADAM Quartet dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer pada Musik Klasik ke Indonesia
Share this :

Padukan Musik Quartet Gesek Klasik dengan Karya Kontemporer
Mampu Hipnotis Penonton

Memasuki Petra Performance Hall, PCU Surabaya, saat jelang konser musik gesek klasik oleh ADAM Quartet dari Negeri Belanda cahaya lampu lembut menerangi panggung, suasana tenang dan penuh khidmad. Penonton yang hadir, termasuk saya, duduk dengan santai di kursi masing-masing, menunggu dengan sabar momen yang ditunggu-tunggu, Jumat (5/12/2025) petang.

Ketika ADAM Quartet memasuki panggung, sorak-sorai menggema di antara penonton. Penampilan mereka yang anggun, elegen, dan penuh percaya diri, memancarkan aura kepiawaian. Saat mereka akan memulai mengesek biola atau cello dengan bow, cahaya lembut menyorot ke arah mereka, menambahkan sentuhan suasana dramatis, suasana hall PCU menjadi beku.

Sepanjang penampilan ADAM Quartet, suasana jadi hening, seakan ruangan membisu turut mendengarkan nada demi nada yang dilantunkan dari atas panggung. Tak ada saling bercakap antarpenonton, tak ada berisik, tak ada gerakan tubuh penonton, yang diizinkan bergerak kecuali kebutuhan menghirup udara.

Namun, suasana mendadak berubah dari hening menjadi gegap gempita: applaus, dan tepuk tangan menggema di setiap sudut ruangan Petra Performance Hall, PCU Surabaya dari ratusan penonton. Mereka mengapresiasi atas kekaguman mereka setelah menikmati setiap akhir dari salah satu bagian repertoar yang ditampilkan ADAM Quartet, apalagi saat lagu penutup, “Burung Kakatua”.

Tentang ADAM Quarter

ADAM Quartet, kelompok kuartet gesek yang berbasis di Amsterdam, menghadirkan perspektif segar dalam tur konser mereka di Indonesia bulan Desember ini. Ansambel ini memadukan permainan alat musik gesek yang berakar pada tradisi dengan semangat kontemporer.

Konser digelar oleh Erasmus Huis, Pusat Kebudayaan Belanda di Jakarta, ADAM Quartet akan tampil di Petra Christian University Surabaya pada 5 Desember 2025, Methodist Charles Wesley Medan pada 9 Desember 2025, dan Erasmus Huis Jakarta pada 12 Desember 2025.

Dibentuk di Amsterdam pada tahun 2020, ADAM Quartet terdiri atas Margot Kolodziej (biola), Julia Kleinsmann (biola), Francesca Wiersma (viola), dan Renée Timmer (cello). Ansambel ini telah tampil di berbagai balai pertunjukan dan festival besar di Eropa.

Pun mereka telah meraih berbagai penghargaan, termasuk penghargaan di kompetisi Triomphe de l’Art dan hibah dari Kersjes Fund. Untuk tur mereka di Indonesia, Minna Svedberg akan digantikan oleh Francesca Wiersma.

“Kami sangat senang dapat berada di Indonesia dan ingin sekali terhubung dengan orang-orang di sini. Kami juga menantikan untuk membawakan musik kami, mempelajari budaya Indonesia, dan bertukar pengalaman dalam bermusik. Melalui pertukaran budaya ini, kami berharap dapat menginspirasi sekaligus terinspirasi,” ujar Kleinsmann.

Kuartet ini dikenal karena menggabungkan repertoar klasik dengan karya kontemporer, berkolaborasi dengan komposer seperti Kika Sprangers dan Camiel Jansen, serta terlibat dalam proyek lintas genre dengan penyanyi pop Laufey dan kolektif tari ISH. Album debut mereka, Exquisite Corpse, dirilis melalui Better Company Records September lalu.

Untuk tur mereka di Indonesia, repertoar yang telah mereka persiapkan, yakni mereka akan menampilkan karya-karya komposer ternama seperti Caroline Shaw, Maurice Ravel, dan Aleksandra Vrebalov, serta aransemen spesial dari lagu Indonesia. Tampil di Surabaya didukung oleh Amadeus Enterprise dan Petra Christian University.

“ADAM Quartet membawa semangat budaya Belanda yang dinamis dan progresif saat ini. Dengan menampilkan pertunjukan seperti ini, yang secara kreatif memadukan permainan musik kuartet gesek yang tradisional dengan sentuhan kontemporer, Erasmus Huis terus menghadirkan talenta baru dan memikat dari Belanda untuk penonton Indonesia,” ujar Direktur Erasmus Huis, Nicolaas de Regt.

Musisi

Margot Kolodziej (biola)
Julia Kleinsmann (biola)
Francesca Wiersma (viola)
Renée Timmer (cello)

Repertoire

Caroline Shaw – Entr’acte
Maurice Ravel – String Quartet
Aleksandra Vrebalov – My Desert, My Rose
Burung Kakaktua – (arr. Jeffrey Bruinsma)

Untuk informasi lebih lanjut, kontak:
Oxalis Atindriyaratri | Graphic Designer and Content Editor
+62 811 802 5879 | oxalis.atindriyaratri@minbuza.nl

Tentang Erasmus Huis

Erasmus Huis adalah pusat kebudayaan Belanda di Jakarta. Dengan fokus pada program seni pertunjukan dan pameran, Erasmus Huis telah membangun reputasi sebagai tempat yang bersemangat, muda, terbuka, dan mudah diakses. Erasmus Huis adalah rumah bagi seni dan budaya Belanda dan Indonesia. Banyak seniman Indonesia tampil setiap tahun di auditorium dan berkolaborasi dengan seniman Belanda.

Bukan hanya karena Belanda sangat percaya pada hubungan dengan Indonesia, tetapi juga pada inklusivitas. Erasmus Huis mendorong pertukaran pengetahuan, pengalaman dan ide. Ini telah menjadi tempat pertemuan bagi semua orang, tanpa memandang usia, jenis kelamin, agama, warna kulit atau preferensi seksual. Untuk info lebih lanjut, kunjungi: www.netherlandsandyou.nl/erasmushuis. (Ali Muchson)

Biarkan Foto Bicara
ADAM Quartet dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer pada Musik Klasik

ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik
ADAM Quartet Dari Negeri Belanda Hadirkan Sentuhan Kontemporer Pada Musik Klasik

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *