Ingin Tantangan dan Uji Adrenalin, ke Bromo Lalui Jalur dari Pasuruan

Wisata Gunung Bromo
Share this :

Gunung Bromo atau dalam bahasa Tengger dieja “Brama”, adalah sebuah gunung berapi aktif di Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut dan dan ketinggian relatif 586 meter, berada dalam empat wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang.

Bentuk dan tekstur Gunung Bromo unik. Bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. Kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat), sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo. Keunikan ini yang mampu mengundang ribuan wisatawan datang.

Wisata Gunung Bromo
Gunung Bromo ketika lautan kabut menghilang.

Objek Wisata Gunung Bromo merupakan icon wisata alam di Jawa Timur. Belum lengkap rasanya jika sudah berlibur ke banyak tempat wisata tetapi belum pernah ke Gunung Bromo. Menikmati keindahan saat sunrise, hamparan lautan pasir yang luas, merasakan sensasi dingin yang kadang terasa membeku, dan keanekaragaman kearifan lokal warganya sebuah kesan yang tak mudah terhapus waktu.

Akses ke Gunung Bromo Lewat Pasuruan

Wisata ke Gunung Bromo dapat ditempuh melalui dua akses jalan, yakni bisa melalui Probolinggo atau melalui Pasuruan. Masing-masing akses ini mempunyai ciri khas berbeda. Melalui Probolinggo relatif landai, aksesnya mudah, dan aman. Jika berangkat dari Surabaya, kurang lebih 4-5 jam perjalanan. Jalur Probolinggo lebih efektif, dan merupakan jalur paling populer.

Tetapi jika Anda suka tantangan dan pengin uji adrenalin, wisata ke Gunung Bromo melalui jalur Pasuruan adalah pilihan yang tepat. Track khas jalanan di daerah pegunungan, banyak tanjakan dan turunan, berkelok-kelok bak huruf U, V, dan Z di jalur relatif sepi, dan di kiri atau kanan jalan terdapat maupun tebing jurang. Tak jadi soal bagi yang suka tanntangan di track demikian.

Wisata Gunung Bromo
Properti kuda siap untuk disewakan bagi pengunjung.

Jika berangkat dari Sutabaya dengan kendaraan pribadi lewat Tol Surabaya – Pasuruan turun di Gerbang Tol Rembang. Rute berikutnya yang dilalui Pasuruan – Warungdowo – Ranggeh – Pasrepan – Puspo – Baledono – Tosari – Wonokitri – Penanjakan I – Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Jika dengan motor, Surabaya – Pasuruan lewat jalur lama, baru mengikuti jalur Pasuruan Wonokitri. Semua kendaraan wajib parkir di Wonokitri, sebab untuk ke TNBTS harus sewa Jeep atau Hardtop.

Kewajiban untuk menggunakan Jeep atau Hardtop wisata yang semata demi kenyamanan dan keamanan untuk wisatawan yang berkunjung, Mobil pribadi dapat di tinggal atau parkir di halaman Pendapa Agung Wonokitri yang merupakan tempat dan lokasi parkir paling akhir, atau juga bisa ditinggalkan di tempat penginapan, hotel atau homestay setempat.

Wisata Gunung Bromo
Sisi lain dari kearifan lokan Gunung Bromo.

Eco Bromo Homestay Cocok untuk Transit

Berlibur ke Gunung Bromo tidak hanya butuh jaket tebal untuk menahan dingin, tetapi perlu juga tempat inap atau homestay yang nyaman, bersih dengan budget yang tidak sampai menggerus kantong. Eco Bromo Homestay bisa menjadi salah satu pilihan, karena tempat yang seru bakal nambah cerita-cerita yang seru pula.

Lokasi Eco Bromo Homestay di Dusun Tanjung Desa Baledono, Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan. Jarak dari lokasi Eco Bromo Homestay ke menuju lokasi parkir paling akhir di Desa Wonokitri 4,3 kilometer. Tidak sulit untuk menemukan lokasinya karena Eco Bromo Homestay tidak jauh dari jalan raya Jalan Bromo.

Eco Bromo Homestay
Eco Bromo Homestay
Beberapa vasilitas kamar Eco Bromo Homestay .

Eco Bromo Homestay cozy, clean, dan nggak mahal, selain lokasinya gampang dicapai. Bisa buat inap rame-rame bersama keluarga, teman-teman, atau komunitas,” ujar Wilma, salah satu owner homestay dari beberapa homestay keluarga besarnya yang ada di satu kompleks itu saat mengantarkan kami keliling.

Bila ingin duduk-duduk sembari menikmati sejuknya udara atau hembusan kabut, tambah Wilma, penginap atau pengunjung bisa memesan aneka taste kopi di kedai “ONOK KOPI”. Racikan kopi yang masih mempertahankan aroma khas rasa kopi tulen karena diolah dengan cara manual.

Eco Bromo Homestay juga menyediakan menu makanan bila dibutuhkan. Ingin menghangatkan suasana malam hari, ada tempat buat api unggun juga di halaman tengah. Jika ingin kontak, silakan buka di instagram @ecobromohomestay, tambahnya.

Eco Bromo Homestay
Eco Bromo Homestay
“ONO KOPI”, siap menyajikan kopi sesuai selera Anda.

Keberangkatan dari Surabaya ke Eco Bromo Homestay , Wilma sekeluarga ingin mengenalkan kepada Arsy, sahabat kecilnya saat TK dan SMP. Ya, layaknya reunion kecil, suasana sangat encer mengalir keakraban. Arsy mengajak serta suaminya, M. Rizal, Teddy Permana, dan saya.

“Yuukk, diprogram, kapan kita Bromo Tour rame-rame dan inap di sini. Selain lokasinya strategis, nyaman dan bersih. Malam kita bisa bikin api unggun sambil bakar jagung,” ajak Arsy usai keliling kompleks homestay.

Salah satu alasan Arsy mengapa mengajak balik ke Eco Bromo Homestay suatu saat nanti tiada lain ingin merasakan sensasi menikmati keindahan panorama dan gigilnya malam dibalut kabut sebelum melanjutkan perjalanan wisata ke Gunung Bromo. Saat ini wisata Gunung Bromo pun belum di buka untuk pengunjung berkait dengan Covid-19, di Eco Bromo Homestay pun tidak bermalam.

Eco Bromo Homestay
Eco Bromo Homestay
Sudut manaa pun cocok untuk berfoto.
Eco Bromo Homestay
Sesi foto bersama saat mau kembali ke Surabaya.

*

Memasuki wacana new normal memberikan harapan baru bagi dunia wisata, tidak lama lagi tempat-tempat wisata secara bertahap segera dibuka. Harapannya, sebelum wisata new normal, protokol kesehatan mesti disiapkan dan diterapkan agar pengunjung tidak tertular atau menularkan virus corona.

Penyediaan tempat cuci tangan, pengukur suhu badan, hand sanitizer, dan layanan kesehatan sebagai bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP) betul-betul sudah disiapkan. Hal ini, dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

Menikmati wisata dengan mematuhi protokol kesehatan, selain dirinya beserta keluarga aman, orang lain pun diharapkan aman juga.

Eco Bromo Homestay
Eco Bromo Homestay
Salah satu view menarik untuk berfoto.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *