Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan

Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Share this :

Temu Kangen bak Oase yang Menyegarkan Jiwa

Ada satu fase dalam hidup yang acapkali disambut dengan dua perasaan yang saling berkelindan: rasa kehilangan sekaligus kehangatan kenangan. Fase itu bernama berpisah dengan seseorang. Bagi sebagian orang, perpisahan terasa seperti jeda yang sunyi, menghapus rutinitas, menghilangkan kehadiran, dan menyisakan ruang kosong yang tak mudah diisi.

Namun, bagi sebagian yang lain, perpisahan justru menjadi pintu untuk mengenang, yakni menghidupkan kembali jejak-jejak kebersamaan yang pernah menguatkan langkah. Ia bukan akhir, melainkan perubahan bentuk dari kehadiran fisik yang dulu nyata menjadi kenangan yang tetap terasa.

Secara sederhana, berpisah lantaran pensiun atau alih tugas di tempat lain adalah berakhirnya sebuah peran formal dalam kebersamaan tanggung jawab, namun bukan berakhirnya makna dari hubungan yang telah terjalin. Ia menutup satu bab kehidupan, namun sekaligus membuka ruang bagi bab berikutnya yang sering kali belum sepenuhnya kita pahami.

Selama bertahun-tahun, seseorang terbiasa hidup dalam ritme yang teratur: jadwal yang pasti, tanggung jawab yang jelas, dan interaksi sosial yang intens. Ketika semua itu tiba-tiba harus dilepaskan, bukan hanya aktivitas yang hilang, namun juga sebagian identitas diri ikut dipertanyakan. “Siapa saya setelah ini?” menjadi pertanyaan yang diam-diam bergema.

Sejatinya, temu kangen bagi mereka yang pensiun atau alih tugas bukan sebagai batas akhir dari silaturahmi. Ia justru dapat menjadi ruang untuk menyambung kembali yang sempat renggang, merawat yang hampir pudar, dan meneguhkan bahwa hubungan antarmanusia tak akan pernah sepenuhnya berakhir.

Dalam ruang waktu yang lebih lapang itu, seseorang memiliki kesempatan untuk kembali mengenal dirinya, bukan sebagai jabatan, bukan sebagai peran struktural, namun sebagai manusia yang utuh dengan cerita, pengalaman, dan makna hidup yang lebih luas.

Karena itu, menemukan tujuan baru menjadi kunci penting dalam menjaga kewarasan setelah masa aktif berakhir. Tanpa tujuan itu, hari-hari bisa terasa hampa, dan hidup terasa tak bermakna. Namun dengan tujuan baru, sesederhana apa pun, hidup tetap memiliki arah dan arti.

Di sisi lain, manusia adalah makhluk sosial. Kesehatan mental tak hanya ditentukan oleh aktivitas individu, namun juga oleh kualitas hubungan dengan orang lain. Pensiun atau alih tugas kerap membuat lingkaran sosial menyempit.

Yakni, rekan kerja yang dulu setiap hari ditemui kini menjadi nama-nama dalam ingatan. Jika tak disiasati, kondisi ini perlahan dapat menumbuhkan rasa sepi yang menggerus kebahagiaan, yang lambat laun akan sirna dari ingatan.

Karena itu, menjaga relasi dan menjalin kembali hubungan sosial menjadi sangat penting, bukan sekadar untuk mengisi waktu luang, melainkan sebagai penopang emosional yang menjaga seseorang tetap merasa terhubung, dihargai, dan diingat. Pun menjaga kewarasan.

Dalam konteks inilah, kegiatan seperti temu kangen berlabel halal bihalal yang dilakukan Paguyuban Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) SMP Negeri 23 Surabaya di DK26 Resto & Café, Karang Ploso, Malang, Sabtu (11/4/2026) siang, memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar berkumpul. Ia menjadi ruang untuk merawat ingatan kolektif.

Tentang masa-masa mengajar dan mendidik anak-anak bangsa serta pelayanan kependidikan, tentang tawa yang pernah pecah bersama, bahkan tentang konflik yang pernah dilalui. Dalam setiap cerita yang diulang, mengalir kehangatan bahwa mereka pernah menjadi bagian dari sesuatu yang besar. Pengabdian panjang kepada bangsa dan negara.

Gagar Rusi Ahwati, salah satu penggagas paguyuban, menjelaskan bahwa 33 orang anggota paguyuban ini terdiri atas guru dan tenaga kependidikan (tendik) yang masih aktif maupun yang telah purna tugas. Baik saat masih di SMP Negeri 23 Surabaya, maupun setelah alih tugas ke sekolah atau instansi lain.

“Itu seperti yang dialami Pak Achmad Sya’roni, setelah dari SMP Negeri 23, beralih tugas menjadi kepala sekolah, lalu di Dinas Pendidikan, dan saat ini berlabuh di Dinas Sosial Pemkot Surabaya. Sedianya beliau ikut, namun karena tugas mendadak, hanya bisa berpamitan dalam bus saat rombongan akan berangkat,” pungkas mantan guru bahasa Inggris tersebut.

Sementara itu, Prayitno, salah satu anggota paguyuban, menuturkan bahwa memorabilia dalam bentuk pertemuan seperti ini berfungsi sebagai jangkar emosional, yang mengikat kembali momen-momen yang sempat terlelap oleh waktu.

“Momen kebersamaan ini membuat kami seakan merajut kembali tali silaturahmi yang sempat terurai. Harapannya, pertemuan seperti ini bisa menjadi agenda tahunan, sekaligus menjadi ruang saling memaafkan dalam nuansa Idulfitri,” ungkap mantan guru IPS yang telah purna tugas sejak 2014.

Dalam perjalanan hidup, ada satu hal yang tetap tak tergantikan, yakni kehadiran orang lain. Sebab itu, menjaga kewarasan di masa pensiun atau setelah berpisah dari rutinitas lama tak cukup hanya dengan kesibukan pribadi, namun juga dengan merawat kebersamaan pada momen tertentu

Temu kangen, halal bihalal, atau bentuk pertemuan lainnya bukan sekadar seremoni. Ia adalah oase yang menyegarkan jiwa banyak orang, tempat di mana mereka menemukan kembali dirinya, dalam tawa, dalam cerita, dan dalam kenangan yang terus hidup.

Pada akhirnya, mungkin yang kita butuhkan bukanlah waktu yang kembali, melainkan ruang untuk kembali merasa terhubung. Dan di sanalah, kewarasan itu diam-diam dijaga, oleh orang-orang yang pernah berjalan bersama kita. (Ali Muchson)

Biarkan Foto Bicara
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan

Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan
Memorabilia Temu Kangen: Kawan Seperjuangan sebagai Penjaga Kewarasan

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *