Skip to content
Ali Muchson Logo
  • KULINER
  • GOWES
  • DESTINASI
  • EDUKASI
  • FOTOGRAFI
  • FIKSI
  • TOKOH
  • Home
  • Foto
Ali Muchson Logo
  • Home
  • Foto
  • KULINER
  • GOWES
  • DESTINASI
  • EDUKASI
  • FOTOGRAFI
  • FIKSI
  • TOKOH

Reenactor Malang Gandeng Roode Brug Soerabaia Perankan Drama Teatrikal Kenang 77 Tahun Pertempuran di Jalan Salak Kota Malang

  • EDUKASI
  • 1 August 20241 August 2024
Reenactor Malang dan Roode Brug Soerabaia Perankan Drama Teatrikal Kenang 77 Tahun Pertempuran di Jalan Salak Kota Malang Sebelum tentara Belanda datang, para pejuang TRIP (Tentara Republik Indonesia Pelajar) ketika sedang berjaga-jaga di Jalan Salak, mereka memanfaatkan waktu dengan mengisi kegiatan belajar dengan gurunya. Sang guru mereka lantas membawa papan tulis kecil di jalan. Waktu itu, mereka menduga bahwa Belanda akan datang dari arah Betek, maka mereka bertahan di Jalan Salak. Namun dugaan mereka meleset, tiba tiba Belanda datang lewat Jalan Semeru, lalu ke Jalan Salak dengan membawa tank. Sebelumnya, pesawat pengintai Belanda terbang di atas jalan itu dan mengetahui posisi pejuang TRIP berada di Jalan Salak. Akhirnya pejuang TRIP terjebak. Pejuang berjumlah 35 orang gugur lantaran kalah dengan teknologi, sedangkan pejuang TRIP membawa senjata seadanya. Demikian gambaran drama teatrikal dengan tema "Berdjoeang, Beladjar dan Bersenang-senang" yang digarap oleh Eko Irawan dari komunitas Reenactor Malang dalam rangka mengenang 77 tahun pertempuran di Jalan Salak Kota Malang, atau kini dinamai Jalan Pahlawan TRIP. Dalam aksi drama teatrikan tersebut Reenactor Malang didukung pula oleh komunitas Roode Brug Soerabaia, komunitas kesejarahan dari Kota Surabaya, Rabu (31/7/2024). Drama teatrikal dilaksanakan di depan Monumen Pahlawan TRIP. Sebanyak 35 orang pejuang TRIP gugur dalam pertempuran melawan Belanda pada 31 Juli 1947. Mereka dikubur dalam satu liang lahat. Peringatan mengenang 77 tahun pertempuran itu diadakan oleh Keluarga Besar Paguyuban Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) Jawa Timur ex TNI Brigade 17 Detasemen 1 Pengurus Daerah Malang Raya. Sebelum gelaran drama teatrikal, acara dimulai dengan upacara tabur bunga. Dandim 0833/Kota Malang, Letkol Arm Aris Gunawan, M.Han., memimpin Upacara Tabur Bunga di Taman Monumen Pahlawan TRIP dalam rangka mengenang jasa 35 pelajar pejuang yang gugur dalam pertempuran melawan penjajah Belanda pada 31 Juli 1947. Dandim 0833/Kota Malang, Letkol Arm Aris Gunawan, M.Han., menyampaikan bahwa peristiwa heroik ini harus terus dikenang dan dijadikan inspirasi bagi generasi muda. Para pahlawan pelajar ini telah memberikan contoh pengorbanan yang luar biasa demi kemerdekaan bangsa. “Sebagai generasi penerus, harus meneruskan perjuangan mereka dengan cara kita masing-masing. Bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah refleksi atas semangat juang para pemuda yang rela mengorbankan jiwa raga demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” imbaunya. Dalam kesempatan yang sama, Deastry Damayati Soedarno, Ketua Umum Paguyuban Mas TRIP Jawa Timur mengatakan, lewat acara tersebut ingin mengajak anak-anak muda mengenal lebih dulu bahwa Indonesia secara nasional, dan mikronya konteks Malang itu tidak terbentuk begitu saja. Tetapi dibutuhkan perjuangan yang pantang menyerah. Karena itu dihadirkan teatrikal. "Paling tidak, dengan drama teatrikal dapat memberikan gambaran kepada generasi muda bagaimana pertempuran yang tidak seimbang antara pejuang TRIP atau pejuang Indonesia dengan tentara Belanda," Berangkat dari gambaran yang ditampilan drama teatrikal tersebut, kita ingin generasi muda saat ini ke depan adalah generasi yang tangguh, tidak takut menghadapi kompetisi global yang makin berat. Karena itu dibutuhkan semangat pantang putus asa sehingga bisa memberikan sumbangan pada Indonesia atau Kota Malang, pungkas wanita yang juga menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia ini. Tangkapan Mata Lensa Drama Teatrikal Kenang 77 Tahun Pertempuran di Jalan Salak Kota Malang

Sebelum tentara Belanda datang, para pejuang TRIP (Tentara Republik Indonesia Pelajar) ketika sedang berjaga-jaga di Jalan Salak, mereka memanfaatkan waktu dengan mengisi kegiatan belajar dengan… Read More »Reenactor Malang Gandeng Roode Brug Soerabaia Perankan Drama Teatrikal Kenang 77 Tahun Pertempuran di Jalan Salak Kota Malang

Berbarengan Hari Kebaya Nasional, Nona, Traveller dari Belgia Berdarah Kupang, Kunjungi Kota Lama Surabaya

  • DESTINASI, EDUKASI
  • 24 July 202425 July 2024
Traveller dari Belgia Berdarah Kupang, Kunjungi Kota Lama Surabaya

Surabaya Walking Tour (SWT) Bergiat Mendampinginya Nona (@nonapowna) dan Arne adalah traveller dari Belgia. Nona dengan darah Indonesia, dalam kunjungannya di Surabaya ia beserta Arne… Read More »Berbarengan Hari Kebaya Nasional, Nona, Traveller dari Belgia Berdarah Kupang, Kunjungi Kota Lama Surabaya

Komunitas Itu Tempat Membangun Persahabatan, Saling Hormati Perbedaan Itu Kuncinya

  • EDUKASI
  • 21 July 202421 July 2024
Persahabatan bagai kepompong

…………………………………… Persahabatan bagai kepompong Mengubah ulat menjadi kupu-kupu Persahabatan bagai kepompong Hal yang tak mudah berubah jadi indah Persahabatan bagai kepompong Maklumi teman hadapi perbedaan… Read More »Komunitas Itu Tempat Membangun Persahabatan, Saling Hormati Perbedaan Itu Kuncinya

Roode Brug Soerabaia: Mengenal Sejarah Kota Pahlawan, Anak-Anak akan Memiliki Perspektif Luas tentang Perjuangan

  • DESTINASI, EDUKASI
  • 14 July 202414 July 2024
Roode Brug Soerabaia: Mengenal Sejarah Kota Pahlawan, Anak-Anak akan Memiliki Perspektif Luas tentang Perjuangan

Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, terkenal dengan sejarahnya dan peran pentingnya dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Kota ini dikenal sebagai Kota Pahlawan karena peran aktifnya… Read More »Roode Brug Soerabaia: Mengenal Sejarah Kota Pahlawan, Anak-Anak akan Memiliki Perspektif Luas tentang Perjuangan

Tingwe: ‘Linting Dewe’ Racik Tembakau Tak Hanya Tradisi Kalangan Tua, di Daerah Tertentu Kini Merambah Kaum Muda

  • EDUKASI
  • 12 July 202412 July 2024
Tingwe: ‘Linting Dewe’ Racik Tembakau Tak Hanya Tradisi Kalangan Tua, di Daerah Tertentu Kini Merambah Kaum Muda

Saya jadi tercengang ketika Bayu Ardi Sanjaya atau @bagongsanjaya, pemandu wisata dari PPIPA (Pusat Informasi Pariwisata Parakan) atau @pippa.id sedang meracik tembakau di atas kertas… Read More »Tingwe: ‘Linting Dewe’ Racik Tembakau Tak Hanya Tradisi Kalangan Tua, di Daerah Tertentu Kini Merambah Kaum Muda

Parakan “The Little China Town” di Kaki Gunung Sindoro – Sumbing

  • DESTINASI, EDUKASI
  • 9 July 202410 July 2024
Parakan “The Little China Town” di Kaki Gunung Sindoro – Sumbing

Dalam Rangkaian Pernak-Pernik Surabaya Lama (PSL) Goes to Parakan Temanggung, Jawa Tengah Parakan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan ini terletak… Read More »Parakan “The Little China Town” di Kaki Gunung Sindoro – Sumbing

Mengulik Kotagede Yogyakarta

  • DESTINASI, EDUKASI
  • 8 July 20248 July 2024
Mengulik Kotagede Yogyakarta

Dalam Rangkaian Pernak-Pernik Surabaya Lama (PSL) Goes to Parakan Temanggung, Jawa Tengah Acara Mengulik Kotagede Yogyakarta sebenarnya mengawali rangkaian kegiatan “PSL Goes to Parakan.” Goes… Read More »Mengulik Kotagede Yogyakarta

Roode Brug Soerabaia: Belajar Sejarah Lokal Penting bagi Anak-Anak ketika Usia Dini

  • DESTINASI, EDUKASI
  • 4 July 20244 July 2024
Roode Brug Soerabaia: Belajar Sejarah Lokal Penting bagi Anak-Anak ketika Usia Dini

Belajar sejarah, khususnya sejarah lokal atau sejarah setempat, seperti sejarah Kota Lama Surabaya di masa kolonial Belanda, penting untuk dikenalkan kepada anak-anak sejak usia dini.… Read More »Roode Brug Soerabaia: Belajar Sejarah Lokal Penting bagi Anak-Anak ketika Usia Dini

Hari Bhayangkara Ke-78: Roode Brug Soerabaia Pentas Drama Teatrikal “Proklamasi POLRI” di Balai Kota Surabaya

  • EDUKASI
  • 1 July 20242 July 2024
Hari Bhayangkara Ke-78: Roode Brug Soerabaia Pentas Drama Teatrikal “Proklamasi POLRI” di Balai Kota Surabaya

……………………………. Surabaya. Di manakah kau sembunyikan Pahlawanku? Demikian akhir bait dari puisi “Surabaya” karya Mustofa Bisri yang dibacakan oleh “Tyok” atau Sulistyono, seorang pelukis dan… Read More »Hari Bhayangkara Ke-78: Roode Brug Soerabaia Pentas Drama Teatrikal “Proklamasi POLRI” di Balai Kota Surabaya

“Sekali hidup berbuat banyak. Juga banyak membuat sejarah.”

  • EDUKASI
  • 30 June 202430 June 2024
“Sekali hidup berbuat banyak. Juga banyak membuat sejarah.” Dahlan Iskan

Kalimat “Sekali hidup berbuat banyak.” Juga banyak membuat sejarah.” Demikian saya kutip kalimat inspiratif Dahlan Iskan di akhir bahasan tentang Tanri Abeng (alm.) di Disway,… Read More »“Sekali hidup berbuat banyak. Juga banyak membuat sejarah.”

  • « Previous
  • 1
  • …
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • …
  • 85
  • Next »
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Terms of Sevice (ToS)
  • Contact Us
  • About Us
  • Sitemap

Ali Muchson | ©2020