“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja

  • EDUKASI
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
Share this :

SURABAYA – Bersamaan dalam suasana sedang memanas dengan berbagai demo dan kerusuhan di berbagai kota di tanah air, begitupun tak luput di Kota Surabaya, Pameran Seni Rupa “SYNTHESIS” dibuka secara resmi di Galeri DKS, Kompleks Balai Pemuda, Alun-Alun Surabaya, Sabtu (30/8/2025) malam.

Pameran dibuka oleh Asmujo Jono Irianto, kurator dan praktisi seni rupa dari Bandung, yang sekaligus sebagai Kurator ArtSubs. Acara pameran ini sebagai ruang pertemuan seni lintas medium yang menghadirkan karya tiga perupa dengan disiplin berbeda: logam, cat air, dan ilustrasi digital.

Asmujo Jono Irianto, menuturkan bahwa pameran seni rupa bersama ini sifatnya egaliter, yakni kegiatan memamerkan karya dari beberapa seniman dalam satu waktu dan tempat, di mana semua peserta memiliki kedudukan setara, tidak ada hierarki khusus, meski masing-masing peserta pameran dari latar belakang seni rupa yang berbeda.

“Sebuah pameran yang berangkat dari keragaman, yang memberikan gambaran sampai di mana target atau titik jalan, sehingga memberikan kekuatan reflektif yang menginspirasi,” pungkasnya.

Pameran Seni Rupa “SYNTHESIS” ini digelar mulai tanggal 30 Agustus 2025 hingga 7 September 2025, pukul 11.00 – 22.00 WIB, menghadirkan tiga perupa, yakni: Henry Siswanto, Budi Bi, dan Rudy Crut.

Henry Siswanto

Lahir di Surabaya, berlatar pendidikan arsitektur, dan berprofesi sebagai architectural engineer, Henry menemukan ekspresi artistiknya melalui logam. Ia menampilkan sembilan karya patung, dan satu custom motor gede dalam pameran ini.

Bagi Henry Siswanto, logam bukan sekadar material keras, melainkan medium untuk menangkap detail, ketekunan, dan daya tahan; namun sebuah refleksi dari hubungan antara seni, teknologi, dan struktur kehidupan.

Budi Bi

Sebagai Ketua Komunitas Lukis Cat Air Indonesia (KOLCAI) Surabaya, Budi menghadirkan tiga lukisan cat air berukuran 60 x 130 cm bertema surealis-fantasi. Karya-karyanya menghadirkan imaji yang penuh simbol, sekaligus membuka ruang tafsir bagi penonton. Baginya, melukis adalah cara untuk merawat imajinasi dan menghadirkan kembali keajaiban dalam bentuk visual.

Rudy Crut

Ilustrator digital internasional asal Surabaya ini dikenal melalui karyanya untuk Riot Games, Blizzard Entertainment, hingga Marvel. Kini, ia menjabat sebagai Illustration Craft Lead di Riot Games, memimpin proses kreatif untuk karya ikonik League of Legends.

Dalam “SYNTHESIS”, Rudy memajang dua belas digital painting yang menegaskan kekuatan fantasi dan dunia imajiner sebagai bagian penting dari seni rupa modern. Rudy percaya bahwa kreativitas adalah hasil latihan yang terus diasah, didorong oleh rasa ingin tahu dan dedikasi tanpa henti.

Budi Bi, dalam sambutan pembukaan pameran menjelaskan bahwa dengan menghadirkan karya dari medium logam, cat, hingga digital, “SYNTHESIS” menjadi ruang temu antara tradisi dan inovasi, antara ketekunan tangan dan teknologi.

“Perbedaan disiplin ini dirajut menjadi harmoni, yakni sebuah metafora bahwa seni, dalam wujud apa pun, selalu mampu menemukan titik temu dalam ruang apresiasi bersama,” pungkasnya.

*

Di tengah riuhnya situasi kota dan ketegangan sosial yang mengitari, kehadiran pameran “SYNTHESIS” justru menjadi ruang hening untuk merawat rasa, menimbang ulang makna perbedaan, serta meneguhkan bahwa seni selalu punya cara untuk menghadirkan cahaya di antara kerumitan zaman.

Dari logam yang keras, goresan cat air yang lembut, hingga imaji digital yang futuristik, karya-karya ini membisikkan pesan universal, yakni: harmoni bukanlah soal keseragaman, melainkan pertemuan yang tulus antara beragam suara dan kemungkinan-kemungkinan. (Ali Muchson)

Biarkan Foto Bicara
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja

“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja
“SYNTHESIS”, Tema Pameran Seni Rupa: Dibuka saat Surabaya Lagi Tak Baik-Baik Saja

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *